Surga buku bernama Bookfest

book1

Salah satu hal yang menjadikan saya suka tinggal di Brisbane adalah even buku second murah bertajuk Lifeline Brisbane Bookfest. Even ini biasanya diadakan dua tahun sekali pada bulan Januari dan Juli. Namun even pada bulan Januari lebih besar di banding bulan Juli. Lebih banyak buku tentunya.

Berdasarkan harganya, buku-buku di Bookfest di bagi menjadi tiga bagian: High quality, Priced, dan Unpriced. Di bagian high quality, sesuai namanya, bukunya masih bagus-bagus seperti baru. Tentunya harganya juga lebih sedikit mahal, sekitar 5-20 dollar. Di bagian priced, semua buku dipatok harga yang sama 2.5 dollar, baik buku tebal maupun tipis. Jangan khawatir, kualitas bukunya juga masih bagus-bagus, apalagi kalo kita datang di hari pertama dan jeli memilih bukunya. Di unpriced section, harga buku ditentukan sewaktu check out di counter pembayaran. Harganya juga murah, ada buku yang dihargai hanya 1 dollar.

Di Bookfest, buku-buku di letakkan berdasarkan kategori seperti: Children, History, Literature & classics, Texbookc, Travel, Health, Science fiction, Art & Music, dll. Jadi pengunjung dengan mudah menemukan buku-buku yang diinginkannya.

Bulan ini, Bookfest baru saja berlangsung. Even dimulai tanggal 19 – 28 Februari 2013. Di hari pertama, saya memang sudah berniat datang pagi-pagi. Belajar pengalaman tahun lalu, saya membawa tas belanja yang lebih besar dan lebih kuat. Tahun sebelumnya, saya hanya membawa tas belanja kecil yang biasa untuk barang yang ringan-ringan. Ternyata buku yang dibeli cukup banyak dan akhirnya as roda tas belanjaan patah dengan sukses tanpa bisa diperbaiki lagi! Sayang, rencana berangkat jam 8 molor menjadi jam 10. Dengan harap-harap cemas, saya berlari ke terminal city cat (ferry). Just in time! Pas sampai pas ada city cat mau berangkat!

Akhirnya sekitar jam 10.30 saya sampai di Brisbane Convention and Exhibition Centre. Pengunjung sudah ramai. Yah telat! Maksud hati masuk ke priced section malah salah masuk ke high quality section. Tak apalah, dengan setengah terburu-buru saya langsung ke Children section mencari buku buat Kriwil, si kecil bermata bening dan berambut kriwil (dulu, sekarang ko bisa lurus ya?). Koleksi buku anak hanya sedikit di section ini, jadi saya hanya mengambil lima buah buku. Lagian harganya masih 5 dollar. Lebih baik menunggu sale di hari terakhir.

Tak berlama-lama di high quality section saya segera pindah priced section. Sama, saya segera meluncur ke kategori Children. Banyak sekali anak-anak bersama keluarganya. Jangan-jangan hanya saya orang dewasa yang sendirian di bagian ini. Ah cuek aja! Saya pasang muka badak memilih buku-buku yang masih bagus-bagus, bersaing dengan anak-anak dan orang tua mereka. Terus terang saya senang melihat atmosfer di Bookfest ini. Anak-anak kecil berteriak kegirangan ketika menemukan buku favorit mereka, kadang merajuk minta dibelikan sebuah buku/puzzle. Andaikan Kriwil disini mungkin ia juga sudah kalap seperti halnya ketika saya menemukan banyak buku-buku bagus dan bermutu. Belum lagi jika ia melihat serial Disney Princess yang menjadi favoritnya. Terakhir kali ke toko buku bareng Kriwil, ia kalap memborong beberapa novel anak dan buku cerita bergambar. Semua buku habis dibaca kurang dari 3 hari. Habis itu merajuk minta dibelikan buku lagi.  Buah  memang tak jatuh jauh dari pohonnya.

Tak terasa tas belanja sudah penuh. Hampir 60 buku anak-anak kualitas premium berhasil saya amankan! Seperti biasa, saya kemudian menuju bagian belakang stand pameran, bergabung dengan orang-orang untuk duduk melepas lelah sambil memilah-milah buku. Sebenarnya saya masih ingin menambah beberapa buku lagi. Namun apa daya tas belanjaan sudah melebihi kapasitas muatan. Kalo harus membawa di luar tas belanjaan bisa gempor. Apalagi harus berjalan dari terminal city cat ke rumah. Kejadian tahun lalu bisa terulang!!

Entah kenapa, setiap kali saya mempunyai keinginan kuat, Tuhan selalu memberikan jalan. Kali ini sewaktu hendak pergi check out, saya bertemu dengan keluarga sahabat yang tengah memilah-milah buku juga. Setelah berbasa-basi akhirnya saya boleh menitip buku di bagasi mobilnya. Akhirnya saya bisa mengambil beberapa buku yang memang sudah saya incar sejak tadi. Dengan terhuyung-huyung akhirnya saya bisa check out. Senangnya bisa mendapat banyak buku bagus. Setelah melihat angka yang harus dibayar, nampaknya bulan ini memang harus mengencangkan ikat pinggang!

—oOo—

This slideshow requires JavaScript.

Tanggal 28 Januari. Hujan dan angin bertiup dengan kencangnya. Diprediksi Brisbane akan tergenang banjir. Rencana ke sale bookfest pun terancam gagal. Thanks God! Siangnya cuaca membaik, matahari bersinar walaupun lebih banyak tersapu mendung. Akhirnya di injury time, saya putuskan untuk berangkat ke hari terakhir Bookfest. Saya harus mengambil jalan memutar karena city cat tidak beroperasi. Sungai Brisbane sedang meluap! Tak sia-sia saya berjuang kesana. Buku-buku high quality section dihargai 2.5 dollar dan priced section 1 dollar. Khusus buku anak hanya 50 cents! Setengah menyesal karena tidak membawa tas belanja, saya mengambil buku sebanyak mungkin. Keesokan harinya, tangan dan pundakpun terasa nyeri karena kelebihan muatan! Tak apalah demi buku!

The happiest moment in my live is when my child ask so many questions after reading books

Advertisements